Model Batu Alam Cocok Untuk Hiasan Di Teras Atau Di Depan Rumah

Model batu alam cocok untuk hiasan di teras atau di depan rumah

Secara umum teras merupakan area rumah yang berperan sebagai penghubung orang yang masuk dan keluar rumah. Zona transisi ini biasanya berada di depan. Namun, dalam beberapa konsep arsitektur, teras juga bisa diletakkan di samping rumah atau di belakang rumah. Pintu depan dapat digunakan sebagai ruang tunggu atau area penerima tamu, atau sebagai ruang tunggu tamu sebelum memasuki rumah. Teras di sebelah rumah adalah tempat yang santai.

Teras di bagian belakang rumah lebih serbaguna karena lebih tertutup dari dua lainnya. Bisa juga digunakan sebagai tempat pertemuan keluarga dan restoran. Rata-rata, teras yang paling umum di sebuah rumah adalah balkon. Penghuni sering duduk dengan nyaman di ruang ini, membaca koran, minum kopi, dan melakukan aktivitas lainnya.

Ternyata, teras juga memiliki kelebihan lain. Teras menjadi koridor sirkulasi udara, sehingga memudahkan sinar matahari masuk. Kita akan membahas topik ini di lain waktu.

Seperti ruangan-ruangan lain di rumah, teras harus didesain dan didekorasi agar nyaman dan menarik. Teras harus dirancang sesuai dengan tema umum dekorasi rumah. Jika memungkinkan, furnitur seperti meja, kursi, dan sofa bisa diletakkan di area patio. Anda bahkan dapat menambahkan dekorasi untuk membuatnya lucu. Namun, ada faktor lain yang bisa membuat taman Anda terlihat lebih indah. Batu alam bisa digunakan.

Furnitur Batu Alam

Batu alam merupakan salah satu material yang paling banyak digunakan dalam pembangunan rumah, terutama pada proses finishing atau finishing. Tak heran jika batu alam lebih disukai untuk mempercantik bagian rumah Anda, berkat tekstur dan warnanya yang unik. Batu alam juga merupakan salah satu cara paling praktis untuk memberikan tampilan alami pada rumah Anda.

Batu alam sering digunakan di kamar mandi dan taman dalam pembangunan rumah. Pada teras rumah, batu alam dapat digunakan untuk menutupi kolom, lantai dan dinding. Satu hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakan batu alam di teras Anda adalah anggaran Anda. Ya, batu alam jauh lebih mahal daripada porselen, misalnya. Jadi bersiaplah untuk menggunakan lebih banyak.

Baca Juga : Dekorasi Rumah Kurang Dari 100 Ribu

Jenis dan Model Batu Alam

Batu alam sangat serbaguna dan, ketika digunakan sebagai bahan, bahan, atau bagian untuk mempercantik bagian tertentu dari arsitektur rumah, memiliki nuansa yang berbeda untuk pola dan jenis yang berbeda.

Pola Batu Andesit Alam

Model batu alam cocok untuk hiasan di teras atau di depan rumah

Andesit sangat keras sehingga cocok untuk bagian eksterior rumah seperti teras. Batu alam ini berwarna abu-abu tua dan bisa memberikan kesan mewah. Pola batu andesit alam meluas ke andesit beralur, andesit biji sirih, andesit bakaran biasa, dan andesit bakaran. Andesit sering digunakan untuk tiang dan lantai pada teras rumah. Omong-omong, model andesit yang cocok untuk pilar teras rumah adalah andesit alur matahari dan batu andesit pemandu 3D.

Batu Alam Paris Mana

Model batu alam yang cocok untuk teras rumah yang berdekatan adalah batu alam Paris Manan. Sesuai dengan namanya, batu Paris Manan berasal dari daerah Paris Manan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Ciri khas batu Paris Manan adalah dominan warna kuning dengan pola tidak beraturan. Namun, tergantung dari warna Batu Manan Paris, ada tiga jenis: Parimo Krim (Kuning), Parimo Emas (Emas), dan Parimo Putih (Putih). Dari ketiga jenis yang telah disebutkan, batu paris putih memiliki kekerasan paling tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya.

Namun, pada umumnya semua model pasangan bata Paraman menghiasi bangunan seperti dinding. Oleh karena itu, Paris Mana Stone sangat cocok digunakan di teras rumah. Penting untuk dicatat bahwa batu Paris cenderung memiliki lubang besar yang rentan terhadap jamur. Untuk menghindari hal ini, batu mana Paris harus dilapisi dengan lapisan cair.

Model Batu Candi

Model batu alam lain yang cocok untuk teras rumah adalah batu candi. Batu alam ini merupakan bahan utama candi-candi di Indonesia, termasuk Candi Borobudur. Tongkat batu sangat tahan lama dan dapat bertahan selama beberapa dekade atau lebih.

Jenis batu candi yang digunakan pada atap rumah biasanya batu candi hitam dan batu candi merah. Batu candi pada teras rumah cocok digunakan pada dinding, tiang dan lantai.